Majalah Sainstekes
Vol. 13 No. 1 (2026): JUNI 2026

Durasi Efek Protektif Terapi Pencegahan Tuberkulosis terhadap Tuberkulosis Aktif pada Anak: Sebuah Tinjauan Kasus Berbasis Bukti

Arifianto (Department of Child Health, Faculty of Medicine, YARSI University, Jakarta)
Alya Darin Wijaya (Pasar Rebo Regional Public Hospital)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan permasalahan utama kesehatan global dengan proporsi insidensi didominasi oleh populasi rentan, termasuk anak-anak. Populasi anak lebih rentan untuk mengidap infeksi TB berat karena belum sempurnanya perkembangan sistem imun mereka. Terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) secara historis telah terbukti mampu memberikan proteksi terhadap infeksi TB pada anak. Meskipun demikian, durasi proteksi dari TPT masih memberikan hasil yang kontroversial. Tinjauan kasus berbasis bukti ini bertujuan untuk menyimpulkan durasi proteksi dari TPT yang diberikan pada populasi anak sehat. Dari 3 artikel yang tersaring, dapat disimpulkan bahwa efek proteksi dari TPT dapat bertahan hingga maksimal 2 tahun pasca pemberian TPT. Meskipun demikian, optimalisasi durasi proteksi dapat dicapai apabila strategi pengendalian TB dilakukan secara komprehensif dengan mencakup pula upaya screening, inisiasi dini TPT, serta langkah-langkah pengendalian infeksi

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sainstekes

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology

Description

Majalah Sainstekes / Sainstekes Magazine is a peer-reviewed and open access journal that focuses and promotes the results of research in medicine, economics, law, psychology and ...