Tuberkulosis (TB) merupakan permasalahan utama kesehatan global dengan proporsi insidensi didominasi oleh populasi rentan, termasuk anak-anak. Populasi anak lebih rentan untuk mengidap infeksi TB berat karena belum sempurnanya perkembangan sistem imun mereka. Terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) secara historis telah terbukti mampu memberikan proteksi terhadap infeksi TB pada anak. Meskipun demikian, durasi proteksi dari TPT masih memberikan hasil yang kontroversial. Tinjauan kasus berbasis bukti ini bertujuan untuk menyimpulkan durasi proteksi dari TPT yang diberikan pada populasi anak sehat. Dari 3 artikel yang tersaring, dapat disimpulkan bahwa efek proteksi dari TPT dapat bertahan hingga maksimal 2 tahun pasca pemberian TPT. Meskipun demikian, optimalisasi durasi proteksi dapat dicapai apabila strategi pengendalian TB dilakukan secara komprehensif dengan mencakup pula upaya screening, inisiasi dini TPT, serta langkah-langkah pengendalian infeksi
Copyrights © 2026