Minyak sawit merah (MSM) kaya akan β-karoten sebagai provitamin A, namun kestabilannya rendah karena sensitif terhadap degradasi termal dan oksidasi selama pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan konsentrasi pati batang kelapa sawit dan xanthan gum guna meningkatkan stabilitas β-karoten serta efisiensi enkapsulasi MSM. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap non-faktorial dengan variasi konsentrasi pati batang kelapa sawit (5%, 10%, dan 15%) dan penambahan xanthan gum tetap (0,5%). Proses enkapsulasi emulsi dilakukan menggunakan metode foam mat drying pada suhu 50°C selama 24 jam, dilanjutkan dengan analisis kadar β-karoten menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi pati memberikan pengaruh linear yang signifikan (p<0,05) terhadap kadar β-karoten dan efisiensi enkapsulasi. Formulasi terbaik dicapai pada konsentrasi pati 10% dan xanthan gum 0,5% (titik optimum), yang menghasilkan mikrokapsul dengan rata-rata kadar β-karoten tertinggi sebesar 333,21 ppm serta efisiensi enkapsulasi maksimal mencapai 59,79%. Sebaliknya, konsentrasi pati yang terlalu rendah (5%) atau terlalu tinggi (15%) justru menurunkan kemampuan matriks dalam melindungi senyawa aktif. Kesimpulannya, optimasi bahan penyalut lokal ini terbukti efektif mempertahankan stabilitas β-karoten MSM.
Copyrights © 2026