This study aims to analyse the role of the Nusantara Student Hall of Residence in enhancing the quality of human resources amongst students from Papua at UPN “Veteran” East Java. The background to this study is the challenges faced by Papuan students whilst pursuing higher education outside their home region, such as cultural differences, social adaptation, and the development of academic and non-academic skills. It is hoped that the dormitory, as a nurturing environment, will support the development of students’ competencies, character, leadership and social skills. The research method employed a descriptive qualitative approach using purposive sampling of Papuan students—both current residents and alumni—as well as mentors and dormitory managers. The results indicate that the dormitory environment plays a significant role in the academic development, character building, leadership and social adaptation of Papuan students. The programmes implemented enhance discipline, responsibility, self-confidence, cooperation, leadership and a sense of national identity. Multicultural living also strengthens cross-cultural communication skills and social integration. Challenges arising from cultural and linguistic differences can be minimised through mentoring support and the continuity of the programmes. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Asrama Mahasiswa Nusantara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia mahasiswa asal Papua di UPN “Veteran” Jawa Timur. Latar belakang penelitian ini adalah tantangan yang dihadapi mahasiswa Papua ketika menempuh pendidikan tinggi di luar daerah asal, seperti perbedaan budaya, adaptasi sosial, serta pengembangan kemampuan akademik dan nonakademik. Kehadiran asrama sebagai wadah pembinaan diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi, karakter, kepemimpinan, dan kemampuan sosial mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap mahasiswa Papua penghuni maupun alumni, mentor, serta pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan berasrama berperan signifikan dalam pembinaan akademik, pengembangan karakter, kepemimpinan, serta adaptasi sosial mahasiswa Papua. Program yang dijalankan meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, rasa percaya diri, kerja sama, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan. Kehidupan multikultural juga memperkuat kemampuan komunikasi lintas budaya dan integrasi sosial. Kendala berupa perbedaan budaya dan bahasa dapat diminimalkan melalui pendampingan mentor serta keberlanjutan program. Kata Kunci : Asrama Mahasiswa Nusantara, Mahasiswa Papua, Kualitas Sumber Daya Manusia, Human Capital Theory, Adaptasi Sosial.
Copyrights © 2026