Publish Date
30 Nov -0001
Abstract. The title of this study is “Implementation of the Al Islam Hospital Human Resources Application (SDI RSAI) in the Employee Attendance Management System at Al Islam Hospital Bandung for the Period of February to April 2026.” This study aims to review the implementation of the SDI RSAI Application in the employee attendance management system, covering attendance recording, absence management, work-schedule management, and attendance data recapitulation. The research was conducted at Al Islam Hospital Bandung, a private type-B hospital with 1,052 employees, from February to April 2026, using a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews with the Human Resources section and employee users, direct observation, and documentation studies, then analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the SDI RSAI Application supports digital attendance recording, absence management, work-schedule arrangement, and attendance recapitulation as the basis for Performance-Based Incentive (IBK) calculation. However, several obstacles remain, including network and server disruptions, limited Wi-Fi coverage at several attendance points, work-schedule changes that are not synchronized in real time, the absence of a face recognition feature, and the lack of integration between the attendance system and the payroll system, which still requires manual verification and correction. Abstrak. Penelitian ini berjudul “Implementasi Aplikasi Sumber Daya Insani Rumah Sakit Al Islam (SDI RSAI) dalam Sistem Pengelolaan Absensi Karyawan di Rumah Sakit Al Islam Bandung Periode Februari sampai April 2026.” Penelitian bertujuan untuk meninjau implementasi Aplikasi SDI RSAI dalam pengelolaan absensi karyawan, meliputi pencatatan kehadiran, pengelolaan ketidakhadiran, pengelolaan jadwal dinas, serta rekapitulasi data absensi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Sakit Al Islam Bandung, rumah sakit swasta tipe B dengan 1.052 karyawan, pada Februari–April 2026, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak Seksi Sumber Daya Manusia dan karyawan pengguna aplikasi, observasi langsung, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi SDI RSAI telah mendukung proses pencatatan absensi secara digital, pengelolaan ketidakhadiran, pengelolaan jadwal dinas, serta rekapitulasi data absensi sebagai dasar perhitungan Insentif Berbasis Kinerja (IBK). Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, yaitu gangguan jaringan dan server, keterbatasan jangkauan Wi-Fi pada beberapa titik absensi, perubahan jadwal dinas yang belum tersinkronisasi secara langsung, belum diterapkannya fitur face recognition, serta belum terintegrasinya sistem absensi dengan sistem payroll sehingga masih memerlukan verifikasi dan koreksi manual.
Copyrights © 0000