Studi ini bertujuan untuk menguji bagaimana Corporate Social Responsibility (CSR), financial distress, dan kinerja keuangan berpengaruh terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan-perusahaan di sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam rentang waktu 2022 - 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling dan menghasilkan sebanyak 114 unit observasi. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa CSR berpengaruh positif terhadap tax avoidance, kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, sementara financial distress tidak terbukti berpengaruh terhadap tax avoidance. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pengungkapan CSR dan kinerja keuangan menjadi faktor yang turut membentuk perilaku tax avoidance di perusahaan sektor energi Indonesia. Penelitian ini berkontribusi dengan menyajikan bukti empiris mengenai pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap tax avoidance pada sektor energi untuk periode 2022–2024, sebuah isu yang masih terbatas pembahasannya dalam literatur terdahulu. Diharapkan temuan ini dapat dijadikan acuan oleh regulator dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat pengawasan atas praktik tax avoidance di tingkat korporasi.
Copyrights © 2026