Riset ini dilatarbelakangi oleh kemerosotan kinerja keuangan zona Basic Materials di BEI periode 2022–2024 akibat anjloknya harga komoditas global, pembengkakan bayaran operasional, serta oversupply pasar. Riset ini bertujuan buat menganalisis pengaruh implikasi Green Accounting serta pengungkapan Sustainability Reporting terhadap kinerja keuangan emiten tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif. Dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel, penelitian ini mengidentifikasi 22 emiten dengan akumulasi 66 data observasi selama periode tiga tahun. pengujian seperti statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda, dilakukan menggunakan IBM SPSS. Hasil empiris mengkonfirmasi bahwa akuntansi hijau dengan indikator peringkat PROPER memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Hasil yang konsisten juga ditemukan dalam pengungkapan pelaporan keberlanjutan berdasarkan indeks SRDI, yang telah terbukti meningkatkan kinerja keuangan (ROA). Dengan demikian, riset ini menyimpulkan pengungkapan aspek keberlanjutan bukanlah sekadar formalitas birokrasi, tetapi merupakan bentuk investasi hijau strategis yang ampuh untuk mendapatkan legitimasi publik, meminimalkan asimetri informasi, dan memperkuat ketahanan keuangan perusahaan terhadap turbulensi industri.
Copyrights © 2026