Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kemitraan antara Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kawasan Regional Banjarbakula dalam upaya pemenuhan kebutuhan air minum. Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula merupakan bentuk sinergi lintas pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna menjawab tantangan keterbatasan sumber air baku dan akses air minum masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif adapun sumber data diperoleh dari informan, aktivitas atau peristiwa dan dokumen melalui teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang terjalin antara BPAM Banjarbakula dengan PDAM di Kawasan regional Banjarbakula mengarah pada pola Linear Collaborative of Partnership. Tingkat pemanfaatan SPAM Bajarbakula oleh masing-masing PDAM bervariasi. Kemitraan ini memberikan manfaat berupa peningkatan cakupan pelayanan, efisiensi biaya dan peningkatan kuantitas serta kualitas air minum masyarakat, namun masih dihadapkan pada tantangan teknis, kelembagaan, keuangan, sumber daya manusia, regulasi dan perbedaan kondisi masing-masing PDAM. Penelitian ini merekomendasikan perlunya percepatan pembangunan infrastruktur pendukung, harmonisasi kelembagaan serta evaluasi berkala terhadap implementasi kerjasama agar keberlanjutan kemitraan dapat terjaga secara optimal.
Copyrights © 2026