Bencana Kebakaran dapat mengakibatkan kerugian dan sangat berbahaya bagi petugas kesehatan, pengunjung dan masyarakat disekit. Untuk mengantisipasi Resiko kebakaran Puskesmas harus menyiapkan amanjemen baik secara aktif maupun pasif sesuai standar yang dibakukan. Manajemen kebakaran secara aktif dipuskesmas meliputi menempatkan tabung apar yang mudah dijangkai, maintenance serta simulasi menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai upaya antisipasi resiko kebakaran, sebagai penjaminan mutu di fasilitas kesehatan (Puskesmas). Tujuan pengabdian pada Masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan cara menggunakan pada civitas Puskesmas Baolan tentang alat pemadam kebakaran ringan (APAR) sebagai amanjemen resiko di fasilitas kesehatan. Dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi menggunakan APAR. Sasaran kegiatan Pengabmas ini adalah civitas Puskesmas Baolan Kabbupaten Tolitoli berjumlah 55 orang. Dari hasil post test yang dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan dari nilai rata-rata 77 meningkat dengan rata-rata 94 saat post test. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan penegtahuan dan keterampilan karyawan Puskesmas Baolan setelah dilakukan edukasi dan Simulasi menggunakan APAR.
Copyrights © 2026