Program Sekolah Lansia Tangguh merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pendekatan pembelajaran sepanjang hayat yang berorientasi pada pemberdayaan sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Program Sekolah Lansia Tangguh dalam mendorong pemberdayaan sosial-ekonomi lansia di Indonesia serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan literatur naratif (narrative literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, prosiding, buku, dan dokumen relevan yang diperoleh dari Google Scholar, Scopus, PubMed, serta jurnal nasional terakreditasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian yang berkaitan dengan implementasi program. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program Sekolah Lansia Tangguh berkontribusi dalam meningkatkan interaksi sosial, partisipasi masyarakat, kepercayaan diri, serta kualitas hidup lansia melalui pembelajaran berbasis komunitas. Selain itu, program memberikan peluang bagi lansia untuk mengembangkan keterampilan produktif dan meningkatkan kemandirian ekonomi melalui berbagai kegiatan kewirausahaan dan usaha berbasis komunitas. Namun, implementasi program masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, akses permodalan, literasi digital, kapasitas pengelola, dan keberlanjutan pendampingan. Keberhasilan program dipengaruhi oleh kolaborasi antara pemerintah, keluarga, kader, organisasi masyarakat, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penguatan implementasi Program Sekolah Lansia Tangguh perlu diarahkan pada integrasi pemberdayaan sosial dan ekonomi melalui kemitraan multipihak guna mewujudkan lansia yang aktif, mandiri, produktif, dan sejahtera.
Copyrights © 2026