Pekerjaan perbaikan jalur pipa flowline pada industri minyak dan gas memiliki potensi bahaya yang tinggi sehingga memerlukan identifikasi dan pengendalian risiko yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi bahaya pada setiap tahapan pekerjaan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Risk Assessment (RA). Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, identifikasi bahaya, penilaian tingkat risiko, serta penyusunan rekomendasi pengendalian berdasarkan hierarki K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko tertinggi terdapat pada aktivitas pemotongan pipa yang masih mengandung sisa gas bertekanan dengan kategori ekstrem. Setelah penerapan pengendalian berupa rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri, tingkat risiko berhasil diturunkan menjadi kategori rendah hingga ALARP. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi metode JSA dan RA efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja pada pekerjaan perbaikan jalur pipa flowline.
Copyrights © 2026