Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi perempuan, memperkuat hubungan sosial, dan mendukung pembangunan masyarakat. Di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, intensitas interaksi dan partisipasi anggota PKK masih rendah karena kesibukan masing-masing, sehingga kesempatan untuk berkumpul dan berinteraksi terbatas. Kondisi ini berpotensi menurunkan kebersamaan, kekompakan, dan keterlibatan anggota dalam kegiatan sosial. Untuk mengatasi masalah tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui lomba Hari Kartini yang bertujuan meningkatkan kebersamaan dan partisipasi ibu-ibu PKK. Metode yang diterapkan adalah pendidikan masyarakat dengan pendekatan partisipatif melalui permainan kelompok (team building games), meliputi lomba memindahkan kelereng menggunakan sumpit, lomba estafet cup, dan lomba menyusun piramida gelas plastik. Pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi kegiatan. Hasil menunjukkan seluruh peserta terlibat aktif, antusias, dan membangun komunikasi serta kerja sama antara nggota. Suasana kebersamaan dan kekompakan meningkat, hubungan sosial menjadi lebih harmonis, dan semangat kolektif kelompok PKK terbina kembali. Kegiatan ini membuktikan bahwa lomba Hari Kartini merupakan sarana efektif untuk meningkatkan partisipasi, mempererat hubungan sosial, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam kelompok PKK, sehingga dapat menjadi model kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di komunitas lain.
Copyrights © 2026