Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai produk kesehatan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat. Salah satu tanaman yang memiliki potensi besar adalah serai (Cymbopogon citratus), yang selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dibandingkan sebagai bahan baku produk kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota Komunitas Kalimetro Kota Malang dalam mengolah serai menjadi minyak gosok herbal yang aman, praktis, dan bernilai guna. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, praktik langsung (learning by doing), serta difusi dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pembuatan produk minyak gosok serai. Data kegiatan dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan evaluasi hasil produk. Workshop diikuti oleh 11 peserta dari target 15 peserta dengan tingkat kehadiran sebesar 74%. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat serai sebagai produk kesehatan, tingginya antusiasme dan partisipasi selama kegiatan, serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan minyak gosok secara mandiri dan berkelompok. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik, ditandai dengan aroma khas serai yang kuat, warna kuning kehijauan, dan tekstur yang homogen. Selain meningkatkan keterampilan praktis, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis herbal karena bahan baku mudah diperoleh dan biaya produksi relatif rendah. Dengan demikian, workshop pembuatan minyak gosok serai berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus mendukung pengembangan produk kesehatan dan ekonomi berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026