Bullying dan kekerasan seksual merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, serta prestasi akademik siswa. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan kedua perilaku tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kasus masih terus terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai Bullying dan kekerasan seksual melalui kegiatan edukasi di SMP Islam Karangploso. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif sederhana. Kegiatan dilaksanakan melalui pre-test, penyampaian materi, diskusi studi kasus dalam kelompok, post-test, survei, dan observasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII SMP Islam Karangploso. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat pengetahuan awal yang cukup baik dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 91,71. Selain itu, hasil kuesioner menunjukkan bahwa 54,17% siswa pernah menyaksikan tindakan Bullying atau perilaku yang mengarah pada kekerasan seksual, sedangkan 45,83% siswa belum pernah mengikuti kegiatan sosialisasi serupa sebelumnya. Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mampu mengidentifikasi berbagai bentuk Bullying serta kekerasan seksual dengan lebih baik melalui diskusi kasus yang diberikan. Kegiatan sosialisasi ini terbukti memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, empati, serta keberanian siswa untuk mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan. Edukasi yang berkelanjutan diperlukan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari Bullying serta kekerasan seksual.
Copyrights © 2026