Kesehatan mata merupakan faktor penting yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas belajar siswa sekolah dasar, karena sebagian besar aktivitas pembelajaran sangat bergantung pada fungsi penglihatan yang optimal. Namun, gangguan penglihatan pada anak sering kali tidak terdeteksi sejak dini sehingga berpotensi menurunkan konsentrasi, pemahaman materi, dan prestasi belajar secara keseluruhan. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengimplementasikan kegiatan sosial berupa edukasi kesehatan dan skrining mata di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang dengan tujuan meningkatkan kualitas belajar siswa melalui perbaikan kondisi kesehatan mata. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu pemberian edukasi yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mata serta pemeriksaan kesehatan dasar yang meliputi visus mata, tinggi badan, berat badan, kesehatan telinga, dan gigi. Program ini melibatkan mahasiswa sebagai pelaksana, guru sebagai pendamping, dan siswa sebagai peserta utama sehingga tercipta sinergi dalam pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai pentingnya kesehatan mata, terdeteksinya gangguan penglihatan secara dini, serta tersedianya data kesehatan dasar siswa yang dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah untuk pemantauan dan intervensi lebih lanjut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi nilai kepedulian sosial dan tanggung jawab mahasiswa dalam masyarakat. Dengan demikian, edukasi dan skrining mata terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kualitas belajar dan kesehatan siswa sekolah dasar secara menyeluruh.
Copyrights © 2026