Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana motivasi religius intrinsik memengaruhi niat untuk memboikot produk Unilever di kalangan masyarakat muslim Kota Depok. Metode kuantitatif deskriptif digunakan melalui penyebaran kuesioner via Google Forms, dengan analisis data menggunakan Smart PLS 4 yang mencakup uji validitas, reliabilitas, dan koefisien jalur. Hasil menunjukkan bahwa motivasi religius intrinsik memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat boikot, disusul oleh norma subjektif yang juga signifikan, mengindikasikan peran tekanan sosial dalam mendukung perilaku boikot. Sebaliknya, sikap terhadap boikot dan persepsi kontrol perilaku tidak berpengaruh signifikan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penekanan peran sentral nilai-nilai religius intrinsik dalam mendorong aktivisme konsumen. Kesimpulannya, motivasi religius dan norma sosial menjadi pendorong utama niat boikot di kalangan konsumen muslim.
Copyrights © 2026