Remaja merupakan kelompok usia yang paling sering dalam mengakses media sosial untuk beberapa tujuan seperti berkomunikasi, menjalin hubungan sosial, mengeksplorasi identitas diri, mencari informasi, mencari hiburan, dll. Banyaknya penggunaan media sosial di kalangan remaja dapat memberikan peluang remaja pula untuk menjadi pelaku cyberbullying dan berdasarkan data diketahui bahwa pelaku cyberbullying ini ternyata sebagian besar adalah remaja. Cyberbullying merupakan suatu perilaku melanggar etika dan memberikan banyak dampak negatif baik kepada pelaku maupun pengguna. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan beberapa upaya untuk mengendalikan dan mengurangi perilaku cyberbullying pada remaja. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode literature review atau kajian pustaka dari beberapa artikel ilmiah yang terkait. Hasil literature review menunjukkan bahwa regulasi dan kontrol diri memiliki hubungan dengan cyberbullying karena ketika remaja memiliki regulasi emosi dan kontrol diri yang tinggi maka perilaku cyberbullying ini akan menurun. Oleh karena itu, regulasi emosi dan kontrol diri dapat menjadi pengendali dan menurunkan tingkat cyberbullying pada remaja.
Copyrights © 2026