Tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar masih menjadi ancaman serius bagi perkembangan fisik, emosional, dan sosial anak, sehingga dibutuhkan pendekatan edukasi inovatif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguji efektivitas integrasi media digital dalam edukasi anti – bullying guna meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan komitmen siswa SD Negeri Sidorejo dalam mencegah perilaku bullying. Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif – partisipatif kepada 27 siswa kelas 4 SD Negeri Sidorejo yang mencakup tahap pre – test, pemaparan materi multimedia, post – test, sesi konseling, pengucapan ikrar anti – bullying, penyeruan yel – yel, dan sesi foto dengan frame sebagai bentuk kampanye online anti - bullying. Evaluasi efektivitas edukasi dianalisis menggunakan uji non – parametrik Wilcoxon Matched - Pairs Test karena data tidak terdistribusi normal (p < 0,05). Hasil menunjukkan peningkatan rata - rata nilai pemahaman siswa secara signifikan dari 76,30 ± 25,74 pada pre – test menjadi 83,70 ± 22,56 pada post – test (p = 0,002). Dari total peserta, 13 siswa (48,15%) mengalami peningkatan nilai, 13 siswa (48,15%) memperoleh nilai konsisten, dan 1 siswa (3,70%) mengalami penurunan nilai. Kegiatan ini terbukti efektif menciptakan kesadaran kolektif siswa serta memberikan bekal bagi lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.
Copyrights © 2026