Bangunan peninggalan kolonial Belanda di Kota Jambi merupakan bukti perkembangan kota pada masa kolonial dalam bidang pemerintahan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan, perubahan fungsi, serta pemanfaatan bangunan kolonial sebagai sumber belajar sejarah lokal. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan memanfaatkan sumber tertulis dan dokumentasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai bangunan kolonial di Kota Jambi mengalami perubahan fungsi dan kondisi setelah berakhirnya masa kolonial. Sebagian bangunan tetap digunakan, sebagian beralih fungsi, dan sebagian lainnya mengalami perubahan atau tidak lagi bertahan secara fisik. Bangunan kolonial juga memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah lokal melalui foto, arsip, dokumentasi, maupun pengamatan langsung. Pemanfaatannya dapat membantu peserta didik memahami perkembangan sejarah Kota Jambi, perubahan dan keberlanjutan, serta meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian warisan sejarah.
Copyrights © 2026