Penelitian ini mengusulkan suatu model kontrol akses ruang kelas pintar berbasis cyber-physical system (CPS) yang mengintegrasikan sistem penjadwalan akademik sebagai dasar otorisasi akses kontekstual. Permasalahan yang diangkat adalah belum terintegrasinya sistem penjadwalan akademik dengan kontrol akses fisik ruang kelas, yang mengakibatkan inefisiensi operasional, rendahnya akuntabilitas penggunaan ruang, serta potensi pemborosan energi. Metode penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan perancangan arsitektur tiga lapis (perception, network, dan application) serta implementasi prototipe berbasis Internet of Things menggunakan NodeMCU ESP8266 dan autentikasi RFID. Model sistem mengadopsi mekanisme context-aware authorization yang memvalidasi akses berdasarkan identitas pengguna dan kesesuaian dengan jadwal akademik secara real-time, serta dilengkapi arsitektur dual-mode (online/offline) untuk meningkatkan ketersediaan sistem. Hasil pengujian sebanyak 200 percobaan menunjukkan akurasi autentikasi sebesar 97%, tingkat keberhasilan otorisasi kontekstual sebesar 95,5%, serta waktu respons rata-rata sebesar 820 ms pada mode online dan 560 ms pada mode offline. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model integrasi CPS pada lingkungan pendidikan melalui pendekatan otorisasi berbasis konteks jadwal, serta menawarkan arsitektur sistem yang adaptif dan andal untuk implementasi smart classroom berbasis IoT.
Copyrights © 2026