Kebutuhan energi global yang terus meningkat mendorong pengembangan sistem penyimpanan energi termal yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan melakukan studi awal pengembangan material komposit berbasis Linear Low-Density Polyethylene (LLDPE) dan asam palmitat sebagai media Thermal Energy Storage (TES). Metode eksperimental digunakan dengan menguji tiga variasi komposisi yaitu S1 (85%:15%), S2 (75%:25%), dan S3 (65%:35%) melalui proses pemanasan (charging) dan pendinginan (discharging) terkontrol menggunakan alat TES berbahan stainless steel dengan cartridge heater 300 Watt dan termokopel digital TM902C. Hasil pengukuran menunjukkan distribusi temperatur tidak homogen, dimana T2 selalu lebih tinggi dari T1 akibat dominasi mekanisme konduksi. Komposisi S2 (75%:25%) menghasilkan total energi tertinggi sebesar 60,48 KJ dengan kalor laten 30,24 KJ dan durasi fase laten paling panjang. Komposisi S1 (85%:15%) menunjukkan kestabilan termal terbaik dengan distribusi panas merata dan permukaan material paling homogen secara visual. Sementara itu, komposisi S3 (65%:35%) menunjukkan fluktuasi suhu tidak stabil disertai retakan dan pemisahan fase pada struktur material. Penelitian ini membuktikan bahwa rasio komposisi LLDPE dan asam palmitat berpengaruh signifikan terhadap stabilitas termal, kalor laten, dan kualitas solidifikasi material PCM dalam sistem Thermal Energy Storage.
Copyrights © 2026