JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
Volume 9, Nomor 3, Agustus 2026

PENGARUH TEMPERATUR PEMBAKARAN TERHADAP SIFAT MEKANIK SCC BERPENGUAT SERAT BAJA

Louis Sutomo Limbo (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)
Widodo Kushartomo (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)
Philipus Hermawan (Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

High-strength Self-Compacting Concrete (SCC) reinforced with 1% steel fiber was investigated for its mechanical degradation at elevated temperatures of 25°C, 400°C, 500°C, and 600°C. The experimental study was conducted at Universitas Tarumanagara's Construction and Concrete Technology Laboratory using cylindrical specimens (10cm x 20cm) for compressive strength tests and beam specimens (10 cm × 10 cm × 40 cm) for flexural strength tests. Specimens were heated to target temperatures with a 2-hour dwelling time and allowed to cool naturally. Results show that at 25°C, adding 1% steel fiber decreased compressive strength by 23.3% (from 40.58 MPa to 31.14 MPa) while increasing flexural strength by 23.0%. At 600°C, steel-fiber-reinforced SCC retained 68.2% compressive strength and 60.8% flexural strength compared to only 44.5% and 18.6% for plain SCC. Visual observations confirmed progressive color changes from gray (25°C) to yellowish-gray (400°C), pale cream (500°C), and pinkish-brown (600°C), indicative of thermal decomposition phases. Steel fiber reinforcement effectively mitigated explosive spalling risk by creating micro-channels for steam release, demonstrating that 1% steel fiber significantly enhances post-fire structural integrity of high-strength SCC. Abstrak Self-Compacting Concrete (SCC) mutu tinggi berpenguat serat baja 1% diteliti degradasi sifat mekaniknya pada suhu 25°C, 400°C, 500°C, dan 600°C. Penelitian eksperimental dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Konstruksi dan Beton Universitas Tarumanagara menggunakan benda uji silinder (10cm x 20cm) untuk uji tekan dan balok (10 cm × 10 cm × 40 cm) untuk uji lentur. Benda uji dipanaskan hingga suhu target dengan waktu tahan 2 jam kemudian didinginkan secara alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada suhu 25°C, penambahan serat baja 1% menurunkan kuat tekan sebesar 23,3% (dari 40,58 MPa menjadi 31,14 MPa) namun meningkatkan kuat lentur 23,0% (dari 5,83 MPa menjadi 7,17 MPa). Pada suhu 600°C, SCC berpenguat serat baja masih mempertahankan 68,2% kuat tekan dan 60,8% kuat lentur, jauh lebih baik dibandingkan SCC tanpa serat yang hanya menyisakan 44,5% dan 18,6%. Pengamatan visual mengkonfirmasi perubahan warna progresif dari abu-abu (25°C), abu-abu kekuningan (400°C), krem pucat (500°C), hingga cokelat kemerahan (600°C) yang mencerminkan tahapan dekomposisi termal. Serat baja terbukti efektif meminimalisasi risiko explosive spalling dengan menciptakan jalur mikro pelepasan uap air, membuktikan bahwa kadar serat 1% secara signifikan meningkatkan integritas struktural SCC mutu tinggi pasca kebakaran.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jmts

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...