Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang memiliki hubungan dan berkontribusi aktif dalam peningkatan Indeks Pembangunan Gender (IPG) pada keduabelas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau pada periode 2017-2023. Diantara faktor yang diteliti, yaitu Rata-rata Lama Sekolah (RLS) mengukur indikator pendidikan, Umur Harapan Hidup (UHH) mengukur indikator kesehatan, dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengukur indikator ekonomi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data sekunder yang merupakan data time series (dari tahun 2017-2023) dan data cross section (10 Kabupaten dan 2 Kota di Provinsi Riau). Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia dan BPS Provinsi Riau. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif yang dibuktikan dengan penelitian terdahulu yang serupa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Siak aspek yang memiliki hubungan terhadap peningkatan IPG adalah RLS. Kemudian di Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Dumai yaitu RLS dan UHH yang berkontribusi terhadap IPG. Selanjutnya di Kabupaten Rokan Hilir indikator RLS, UHH, dan TPAK ketiganya memiliki hubungan dalam perubahan yang terjadi pada IPG. Dan di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau terlihat bahwa RLS dan TPAK memiliki kontribusi terhadap perubahan nilai IPG.
Copyrights © 2026