Perubahan iklim telah menjadi risiko strategis yang memengaruhi keberlanjutan operasional rumah sakit melalui peningkatan kerentanan infrastruktur, gangguan rantai pasok, kenaikan beban pelayanan kesehatan, serta meningkatnya biaya operasional. Kondisi tersebut menuntut rumah sakit untuk menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi guna menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi prinsip Green Hospital dalam kerangka Enterprise Risk Management (ERM) sebagai strategi menghadapi risiko perubahan iklim pada rumah sakit. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, Emerald Insight, dan DOAJ selama periode JuniāJuli 2026, dengan menghasilkan 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan iklim memberikan dampak signifikan terhadap keberlangsungan operasional rumah sakit, sehingga perlu diposisikan sebagai risiko strategis dalam kerangka ERM. Implementasi Green Hospital melalui efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah medis, konservasi air, green procurement, serta penguatan ketahanan rantai pasok terbukti mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi emisi karbon, dan memperkuat ketahanan organisasi. Integrasi prinsip Green Hospital ke dalam seluruh siklus ERM memungkinkan proses identifikasi, penilaian, mitigasi, serta pemantauan risiko perubahan iklim dilakukan secara sistematis. Keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh komitmen pimpinan, dukungan regulasi, pendanaan, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya organisasi.
Copyrights © 2026