Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia, dengan hipertensi sebagai faktor risiko yang paling dominan dan dapat dimodifikasi. Kelompok lansia merupakan populasi paling rentan terhadap stroke karena penurunan fungsi organ dan akumulasi faktor risiko kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko stroke pada lansia dan efektivitas edukasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stroke di Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui skrining kesehatan (tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol total, indeks massa tubuh) dan pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil skrining menunjukkan 68% peserta mengalami hipertensi, 56% memiliki kolesterol tinggi, 50% mengalami overweight/obesitas, 40% kurang aktivitas fisik, 34% perokok aktif, dan 30% hiperglikemia. Berdasarkan kategori risiko, 20% termasuk risiko tinggi, 56% risiko sedang, dan 24% risiko rendah. Pengetahuan peserta meningkat secara signifikan setelah edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 42% menjadi 80%. Faktor risiko stroke pada lansia di Kelurahan Marikurubu masih cukup tinggi. Edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan stroke dan pengendalian faktor risiko.
Copyrights © 2026