Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Poskesdes Bangka Kantar dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan kuesioner menggunakan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk variabel pola makan, serta data kadar hemoglobin (Hb) dari hasil pemeriksaan di puskesmas untuk variabel kejadian anemia. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value = 0,007 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar. Hasil ini menunjukkan bahwa pola makan yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia pada ibu hamil karena kurangnya asupan zat gizi penting seperti zat besi, protein, dan vitamin yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester I di Poskesdes Bangka Kantar.
Copyrights © 2026