Pendidikan dasar membutuhkan inovasi pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan komoditas lokal dengan pengembangan keterampilan abad ke-21. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi pemberdayaan kreativitas, literasi Bahasa Inggris, matematika finansial, dan jiwa kewirausahaan siswa SDN 5 Loktabat Utara melalui pemanfaatan produk olahan singkong. Metode pelaksanaan berbasis pembelajaran proyek (Project-Based Learning) dan pengalaman langsung (Experiential Learning) yang terdiri dari empat tahapan utama: persiapan, edukasi dan pelatihan integratif, implementasi festival perniagaan (Market Day), serta evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan capaian belajar siswa yang sangat signifikan sebesar 49,12%, yaitu dari nilai rata-rata pre-test 36,38% meningkat menjadi 85,50% pada post-test. Siswa berhasil menguasai teknologi pengolahan pangan higienis rendah penyerapan minyak (low oil absorption), perancangan label kemasan dwibahasa (bilingual labeling), kalkulasi Harga Pokok Penjualan (HPP) berbasis Aritmatika Sosial, serta praktik langsung teknik pemasaran pada acara Market Day yang mencatatkan tingkat kepuasan konsumen mencapai 92,75%. Kesimpulannya, model pendampingan terpadu multidisiplin ini terbukti efektif mentransformasi kearifan lokal menjadi sarana edukasi praktis yang mampu meningkatkan kecerdasan kognitif, literasi, numerasi, dan entrepreneurial mindset siswa sekaligus mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila secara berkelanjutan di lingkungan sekolah mitra.
Copyrights © 2026