Latar Belakang: Tenaga pengajar beresiko mengalami nyeri bahu sejalan dengan perubahan postur kifosis, durasi kerja yang panjang dan fungsional bahu yang terbatas. Nyeri bahu akibat perubahan postur tubuh disebut sebagai nyeri bahu non spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek manual terapi, terapi latihan torakal dan home program pada tenaga pendidik dengan nyeri bahu non spesifik. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Case Study yang dilakukan selama tiga minggu. Pengukuran yang dilakukan adalah rentang gerak sendi torakal menggunakan Inclinometer, kekuatan genggaman menggunakan hand-held dynamometer, fungsional bahu menggunakan SPADI (shoulder pain and disability index). Hasil: Penelitian ini menunjukkan peningkatan fungsional bahu dari score SPADI 20% menjadi 8.5%, ROM torakal meningkat dari 850 menjadi 1000, 150 menjadi 200 masing – masing untuk fleksi dan ekstensi, serta kekuatan genggaman dari 6.1kg menjadi 14.4kg. Kesimpulan: Pemberian manual terapi, terapi latihan torakal serta home program memberikan efek positif terlihat dari penambahan ROM torakal, peningkatan kekuatan genggaman, dan fungsional bahu.
Copyrights © 2026