Latar belakang: Aktivitas fisik dapat memengaruhi inflamasi sistemik pada wanita pascamenopause, tetapi respons biomarker berbeda berdasarkan jenis, intensitas, dan durasi latihan. Metode: Literature review ini menganalisis penelitian mengenai berbagai modalitas aktivitas fisik terhadap penanda inflamasi seperti TNF-α, IL-6, CRP/hs-CRP, IL-8, dan IL-10 pada wanita pascamenopause. Hasil: TNF-α dan IL-6 cenderung menurun pada latihan aerobik intensitas sedang dan latihan gabungan, sedangkan latihan aerobik dosis tinggi dapat meningkatkan TNF-α. CRP/hs-CRP menunjukkan penurunan yang lebih konsisten setelah latihan jalan kaki, latihan gabungan, dan HIIT. IL-8 dan IL-10 menunjukkan respons yang berbeda antara latihan akut dan kronis. Kesimpulan: Latihan fisik berpotensi memberikan efek antiinflamasi pada wanita pascamenopause, terutama melalui latihan aerobik intensitas sedang dan kombinasi aerobik-resistensi. Namun, respons biomarker dipengaruhi oleh karakteristik dan dosis latihan.
Copyrights © 2026