Rumah sakit memiliki kompleksitas operasional yang tinggi sehingga berisiko mengalami gangguan keamanan yang dapat memengaruhi keselamatan pasien dan keberlangsungan pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan dan tenaga penunjang mengenai manajemen risiko keamanan rumah sakit melalui penyuluhan dan pendampingan penyusunan risk mapping di RSU PKU dr. Soemowidagdo Boyolali. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, praktik identifikasi risiko, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 38 peserta. Materi meliputi konsep manajemen risiko, identifikasi risiko keamanan, risk mapping, dan strategi pengendalian risiko. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pada seluruh domain, yaitu pemahaman risiko keamanan dari 3,62 menjadi 4,71, risk mapping dari 3,48 menjadi 4,66, dan strategi pengendalian risiko dari 3,55 menjadi 4,78. Uji Wilcoxon menunjukkan seluruh variabel berbeda signifikan (p<0,001). Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peserta dalam pengendalian risiko keamanan rumah sakit.
Copyrights © 2026