Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial
Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (Juli - September 2026)

Adaptasi Komunikasi dan Pembentukan Konsep Diri Anak Pasca Perceraian: Analisis Teori Interaksionalisme Simbolik

Bagasmulyadi (Communication Science Study Program, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia.)
Eka Anisa Sari (Communication Science Study Program, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia.)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2026

Abstract

Perceraian orang tua berdampak nyata pada kondisi psikologis dan pola interaksi sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaan diri, pembentukan konsep diri, dan adaptasi komunikasi anak dari keluarga bercerai di lingkungan sekolah serta masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teori Interaksionisme Simbolik, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan remaja, dewasa muda di Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan diri tercapai ketika anak mampu memisahkan konflik orang tua dari identitas pribadinya. Konsep diri positif terbentuk berkat adanya dukungan sosial dan empati lingkungan sebagai cermin sosial. Selain itu, adaptasi komunikasi dilakukan secara fleksibel dan selektif, di mana dukungan emosional terbukti lebih berpengaruh daripada dukungan materi dalam menciptakan keterbukaan interaksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep diri dan adaptasi komunikasi anak pasca perceraian sangat ditentukan oleh kualitas interaksi sosial sehari-hari.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JKIS

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial (JKIS) adalah jurnal penelitian sosial dengan ruang lingkup kajian ilmu komunikasi yang memuat makalah, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian sosial lingkup kajian ilmu komunikasi dan terapannya dalam bentuk artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, praktisi dan ...