Perkembangan sistem pembayaran digital mendorong penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) sebagai instrumen pembayaran non-tunai yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kemudahan transaksi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas dan efisiensi pembayaran non-tunai menggunakan QRIS terhadap kemudahan transaksi di Kopi Bahagia Siantar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 110 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dari populasi sebanyak 150 konsumen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan tahapan uji instrumen, uji asumsi klasik, uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemudahan transaksi dengan koefisien regresi sebesar 0,584, nilai t hitung 3,680, dan signifikansi 0,000. Efisiensi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,389, nilai t hitung 3,266, dan signifikansi 0,001. Secara simultan, efektivitas dan efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemudahan transaksi dengan nilai F hitung sebesar 21,447 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,686 menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 68,6% variasi kemudahan transaksi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan efektivitas dan efisiensi penggunaan QRIS berperan penting dalam menciptakan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, aman, dan praktis bagi pelanggan.
Copyrights © 2026