Penelitian ini menganalisis pengaruh Jumlah Wisatawan, Akomodasi Hotel Bintang, Tingkat Penghunian Kamar Hotel, dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi di Pulau Jawa tahun 2020–2025, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Data panel dari enam provinsi di Pulau Jawa selama periode tersebut dianalisis menggunakan Random Effect Model dengan koreksi robust standard error sebagai model terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah Wisatawan dan Tingkat Penghunian Kamar Hotel tidak berpengaruh signifikan, sedangkan Akomodasi Hotel Bintang dan PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap PAD. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap PAD dengan kemampuan menjelaskan sebesar 92,50 persen. Temuan ini selaras dengan urgensi mengatasi ketimpangan PAD antarprovinsi di tengah tingginya aktivitas ekonomi dan pariwisata Pulau Jawa, sehingga diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan penguatan kemandirian fiskal, optimalisasi sektor perhotelan dan pariwisata, serta pemerataan pembangunan ekonomi antarprovinsi.
Copyrights © 2026