Evaluasi pembelajaran berbasis praktik merupakan bagian penting dalam pembelajaran Seni Rupa karena tidak hanya menilai hasil karya, tetapi juga keterampilan psikomotorik peserta didik selama proses berkarya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan evaluasi pembelajaran berbasis praktik pada mata pelajaran Seni Rupa serta mengidentifikasi faktor-faktor dan hambatan yang memengaruhi pelaksanaannya di kelas V A UPT SPF SD Inpres Pannara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan peserta didik kelas V A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kajian literatur, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berbasis praktik dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap aktivitas peserta didik, meliputi persiapan alat dan bahan, ketepatan langkah kerja, keterampilan menggunakan alat, ketelitian, kerapian, tanggung jawab, disiplin, dan hasil akhir karya. Namun, pelaksanaannya masih lebih berfokus pada hasil akhir dibandingkan proses keterampilan peserta didik. Hambatan yang ditemukan meliputi kesiapan peserta didik dalam membawa alat dan bahan, keterbatasan waktu, jumlah peserta didik yang cukup banyak, serta kendala teknis selama kegiatan praktik. Adapun faktor pendukungnya meliputi antusiasme peserta didik, ketersediaan sarana dan prasarana, serta keterlibatan guru dalam membimbing peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan penilaian yang lebih sistematis dan terarah agar proses dan hasil keterampilan peserta didik dapat dinilai secara lebih menyeluruh.
Copyrights © 2026