Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dini dan regulasi diri murid kelas I yang mengalami kesulitan belajar membaca di SDN 001 Teluk Pandan melalui implementasi media digital 'Qreatif Edukatife'. Pemanfaatan media digital interaktif ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi hambatan membaca pada anak, sekaligus menstimulasi kemampuan mengontrol dan mengarahkan perilaku belajar mereka secara mandiri sejak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus model Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini bertempat di SDN 001 Teluk Pandan dengan subjek penelitian murid kelas I yang teridentifikasi mengalami kesulitan belajar membaca. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari aktivitas murid, kinerja guru, dan hasil evaluasi perkembangan belajar. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi teknik observasi, tes kemampuan membaca, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar observasi regulasi diri, instrumen tes literasi dini, dan pedoman wawancara. Sementara itu, teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk data proses hasil observasi serta wawancara, dan deskriptif kuantitatif untuk menghitung persentase ketuntasan nilai tes membaca murid. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media digital 'Qreatif Edukatife' terbukti secara signifikan dapat meningkatkan literasi dini dan regulasi diri murid kelas I yang mengalami kesulitan belajar membaca. Murid menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengenal huruf, merangkai suku kata, serta memperlihatkan fokus dan kemandirian yang lebih baik selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi guru untuk memanfaatkan media digital interaktif ini sebagai variasi metode pembelajaran di kelas. Sekolah diharapkan dapat mendukung ketersediaan fasilitas teknologi yang memadai, dan bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan media ini pada subjek atau kompetensi dasar yang lebih luas.
Copyrights © 2026