Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu sumber daya hayati laut yang memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kandungan metabolit sekunder ekstrak etanol Kappaphycus alvarezii asal Kabupaten Barru serta jamur endofitnya dan mengevaluasi aktivitas antidiabetes secara in vitro. Sampel diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Identifikasi metabolit sekunder dilakukan melalui uji fitokimia dan analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Aktivitas antidiabetes diuji berdasarkan kemampuan inhibisi enzim α-amilase dan penentuan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan adanya kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid dan flavonoid pada ekstrak rumput laut dan jamur endofit. Analisis GC-MS menunjukkan keberadaan beberapa senyawa bioaktif yang berpotensi memiliki aktivitas farmakologis. Ekstrak jamur endofit menunjukkan aktivitas penghambatan α-amilase lebih baik dibandingkan ekstrak rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kappaphycus alvarezii dan jamur endofitnya berpotensi dikembangkan sebagai sumber agen antidiabetes alami.
Copyrights © 2026