PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
Jurnal Pharmacy, Vol. 23 No. 01 Juli 2026

Analisis Permasalahan Terkait Obat pada Pasien Diabetes Melitus dengan Komplikasi Nefropati Diabetik di Rumah Sakit X: Drug-Related Problems Analysis of Diabetes Mellitus with Nephropathy in Diabetic Patients at Hospital X

Fariza Anindya (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Dina Ratna Juwita (Universitas Muhammdiyah Purwokerto)
Githa Fungie Galistiani (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto)
Nurfina Dian Kartikawati (Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Magelang)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Diabetes melitus dengan nefropati diabetik dapat meningkatkan risiko terjadinya permasalahan terkait obat (Drug-Related Problems/DRPs) karena penurunan fungsi ginjal yang mempengaruhi proses ekskresi obat. Pasien nefropati diabetik memerlukan penyesuaian dosis terapi dan pengobatan untuk mencegah ketidaktepatan pengobatan serta menurunkan risiko terjadinya interaksi obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan faktor yang mempengaruhi kejadian DRP pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi nefropati diabetik di Rumah Sakit X. Metode penelitian ini menggunakan rancangan non-eksperimental yang bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dari rekam medis pasien. Subjek penelitian adalah seluruh pasien diabetes melitus dengan komplikasi nefropati diabetik di Rumah Sakit X pada periode Maret sampai Agustus 2025 yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30 pasien. Hasil dari 30 data rekam medis menunjukkan bahwa diabetes melitus dengan komplikasi nefropati diabetik paling banyak terjadi pada perempuan (76,7%), usia 19-59 tahun (73,3%) dengan penyakit penyerta paling banyak hipertensi (76,7%). Kejadian DRP pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi nefropati diabetik sebanyak 145 kasus meliputi interaksi obat (75,9%), dosis kurang (9,7%), dosis lebih (6,2%), obat tidak tepat (4,1%), efek samping obat (2,7%), indikasi tanpa terapi (1,4%), dan terapi tanpa indikasi (0%). Berdasarkan uji regresi logistik, karakteristik pasien yaitu jenis kelamin, usia, jumlah penyakit penyerta, jumlah obat DM, dan jumlah obat yang diresepkan tidak berpengaruh signifikan terhadap kejadian DRP karena seluruh variabel memiliki nilai p > 0,05.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PHARMACY

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical ...