Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pemahaman orang tua tentang perawatan pasca khitan dengan tingkat kecemasan orang tua di Rumah Sunat Ar-Royyan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 79 orang tua yang mendampingi anak menjalani khitan di Rumah Sunat Ar-Royyan dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan secara bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square pada tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pemahaman sedang (57,0%) dan tingkat kecemasan sedang (51,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pemahaman orang tua tentang perawatan pasca khitan dengan tingkat kecemasan orang tua (χ² = 24,381; df = 6; p < 0,001), dengan nilai Cramer's V = 0,392 yang menunjukkan kekuatan asosiasi sedang. Kesimpulan: terdapat asosiasi yang signifikan antara tingkat pemahaman orang tua mengenai perawatan pasca khitan dengan tingkat kecemasan orang tua di Rumah Sunat Ar-Royyan. Temuan ini memberikan implikasi bahwa penguatan edukasi mengenai perawatan pasca khitan berpotensi menjadi strategi untuk meningkatkan pemahaman orang tua, namun efektivitasnya dalam menurunkan tingkat kecemasan masih perlu dibuktikan melalui penelitian dengan desain yang mampu menguji hubungan kausal.
Copyrights © 2026