Penelitian ini bertujuan memanfaatkan minyak goreng kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan sabun cair melalui reaksi saponifikasi menggunakan kalium hidroksida (KOH). Variasi volume aquades sebesar 350 mL, 400 mL, dan 500 mL digunakan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakteristik sabun cair. Parameter yang diamati meliputi pH, viskositas, daya busa, dan daya bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume aquades memengaruhi sifat fisik sabun cair, terutama kekentalan dan kestabilan busa. Variasi 500 mL menghasilkan sabun cair dengan karakteristik paling baik dan seimbang. Seluruh sabun cair yang dihasilkan memiliki daya bersih yang baik dengan pH bersifat basa.
Copyrights © 2026