Penggunaan plastik berbasis petrokimia secara masif telah menimbulkan permasalahan lingkungan akibat sifatnya yang sulit terurai. Bioplastik berbasis biomassa terbarukan menjadi alternatif yang menjanjikan. Indonesia sebagai produsen kelapa sawit menghasilkan limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dalam jumlah besar yang mengandung selulosa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis selulosa dari TKKS, mengonversinya menjadi selulosa asetat, serta mengaplikasikannya sebagai bahan baku bioplastik menggunakan metode solution casting dengan variasi gelatin. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Selulosa diisolasi melalui tahapan hidrolisis asam, delignifikasi, dan pulping alkali, kemudian dikonversi menjadi selulosa asetat melalui reaksi asetilasi. Bioplastik dibuat dengan variasi konsentrasi selulosa asetat 0, 1, dan 3% (b/v) dengan penambahan gelatin. Karakterisasi bioplastik dilakukan melalui uji mikrobiologi, swelling, dan uji tahan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selulosa asetat dari TKKS dapat digunakan sebagai bahan baku bioplastik yang bersifat biodegradable dan memiliki karakteristik fisik yang memadai. Penelitian ini membuktikan potensi TKKS sebagai sumber bahan baku bioplastik ramah lingkungan.
Copyrights © 2026