Bibir adalah area sensitif yang rentan terhadap kekeringan, pecah-pecah, dan pigmentasi karena tidak adanya kelenjar keringat. Tinted balm adalah sediaan kosmetik yang menggabungkan fungsi pelembap dan pewarna. Umbi Bit (Beta vulgaris L.) memiliki kandungan pigmen betalain yang berperan sebagai pewarna alamiah serta antioksidan, sementara setil alkohol bertindak selaku emolien dan bahan pengeras. Kajian ini ditujukan untuk menganalisis dampak konsentrasi sari umbi bit dan setil alkohol terhadap sifat fisik tinted balm, serta mendapatkan formula terbaik berdasarkan evaluasi fisik dan penerimaan panelis dari uji hedonik. Sari umbi bit dipilih dengan konsentrasi 25% dan 30%, kemudian diuji homogenitas dan hedonik. Konsentrasi yang dipilih diformulasikan dengan setil alkohol 3%, 4%, dan 5%. Evaluasi meliputi sifat organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya oles, viskositas, dan uji hedonik. Konsentrasi yang terpilih adalah 30% sari umbi bit yaitu pada formula 1 dengan konsentrasi setil alkohol 3% menunjukkan karakteristik dengan warna merah tua, homogen, daya sebar 3,20 ± 0,20 cm, daya oles baik, pH 4,67 ± 0,57, viskositas 102,7 ± 6 mPa.s, dan penerimaan tertinggi.
Copyrights © 2026