Bandung Conference Series: Economics Studies
377 - 384

Faktor Penentu Keputusan Pembelian Konsumen di Kedai Kopi: Studi Kasus Makmur Jaya Coffee Cabang Soka

syahru maulana fajar (Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung)
Meidy Haviz (Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. The rapid growth of the coffee shop industry in Bandung City has created an increasingly competitive business environment among local and national coffee shop operators. This study aims to analyze and identify the determining factors that influence consumer purchasing decisions at Makmur Jaya Coffee Roasters Soka Branch, Bandung City, and to determine which factor is the most dominant. This study adopts a quantitative approach with an exploratory descriptive method. The population comprises all consumers who made purchasing transactions at Makmur Jaya Coffee Roasters Soka Branch, with a sample of 100 respondents selected through purposive sampling. Data were collected through a structured questionnaire measuring 35 variable indicators using a five-point Likert scale, and were analyzed using Exploratory Factor Analysis (EFA) with SPSS software. The results show that from 35 indicators tested, 12 new factors were formed that comprehensively explain consumer purchasing decisions, namely physical evidence, culture and service quality, psychological and product attributes, product quality, personal appeal and promotion, lifestyle, reliability, visit intention, supporting facilities, recommendation influence, responsiveness, and price. Physical evidence was identified as the most dominant factor, with the highest eigenvalue of 6.916 and a variance contribution of 18.776%. Management is recommended to prioritize the maintenance and improvement of physical evidence aspects, particularly area cleanliness, ambient comfort, interior layout, and supporting facilities, to sustain customer satisfaction and loyalty. Abstrak. Perkembangan industri kedai kopi di Kota Bandung mengalami pertumbuhan pesat, menciptakan iklim persaingan usaha yang semakin kompetitif antar pelaku bisnis kedai kopi lokal maupun nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Makmur Jaya Coffee Roasters Cabang Soka, Kota Bandung, sekaligus menentukan faktor yang paling dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif eksploratif. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen yang pernah bertransaksi di Makmur Jaya Coffee Roasters Cabang Soka, dengan sampel sebanyak 100 responden melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur 35 indikator variabel menggunakan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan teknik Analisis Faktor Eksploratori (EFA) dengan bantuan SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari 35 indikator yang diuji, terbentuk 12 faktor baru yang menentukan keputusan pembelian konsumen secara komprehensif, yaitu bukti fisik, budaya dan kualitas pelayanan, psikologis dan atribut produk, kualitas produk, daya tarik pribadi dan promosi, gaya hidup, kehandalan, minat kunjung, fasilitas pendukung, pengaruh rekomendasi, daya tanggap, serta harga. Faktor bukti fisik teridentifikasi sebagai faktor paling dominan, dengan nilai eigenvalue tertinggi sebesar 6,916 dan kontribusi variansi sebesar 18,776%. Berdasarkan temuan ini, manajemen direkomendasikan untuk memprioritaskan pemeliharaan dan peningkatan aspek bukti fisik, terutama kebersihan area, kenyamanan suasana, tata letak interior, serta fasilitas pendukung guna mempertahankan kepuasan dan loyalitas konsumen.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSES

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data ...