Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak dari profitabilitas, leverage, capital intensity, serta proporsi keberadaan komisaris independen dalam memengaruhi tingkat agresivitas perpajakan pada entitas subsektor pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam kurun waktu 2019-2024. Pengukuran Agresivitas Pajak dioperasionalkan melalui Effective Tax Rate (ETR), profitabilitas diproksikan dengan Return On Assets (ROA), Leverage diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR), sedangkan capital intensity diproksikan oleh perbandingan aset tetap terhadap total pendapatan. Adapun variabel komisaris independen diproksikan oleh rasio jumlah anggota komisaris independen terhadap total dewan komisaris. Melalui pendekatan kuantitatif berjenis eksplanatori/kausalitas, data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan serta laporan tahunan emiten. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang mmenghasilkan 9 entitas memenuhi kriteria, sehingga diperoleh total 54 unit obeservasi panel. Estimasi model yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) via Eviews 13. Temuan empiris mengindikasikan bahwa secara simultan, profitabilitas, leverage, intensitas modal, dan dewan komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat agresivitas pajak. Secara individual, pengaruh negatif dan signifikan hanya ditunjukkan oleh variabel capital intensity. Adapun variabel profitabilitas, leverage, serta komisaris independen ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak.
Copyrights © 2026