Perancangan ruang hidup Panti Wreda dan Panti Asuhan di BSD, Tangerang Selatan, merupakan respons terhadap kebutuhan sosial akibat urbanisasi dan meningkatnya jumlah lansia serta anak-anak terlantar. Proyek ini menggunakan pendekatan Arsitektur Perilaku, yang menekankan pentingnya desain yang memahami interaksi antara manusia dan ruang untuk mendukung kenyamanan fisik, psikologis, dan sosial.Permasalahan utama yang diangkat adalah stigma negatif terhadap panti sebagai tempat buangan, serta minimnya fasilitas yang ramah lansia dan anak. Oleh karena itu, perancangan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung rehabilitasi serta pengembangan diri penghuni.Desain dirumuskan dengan memperhatikan kebutuhan pengguna melalui zoning ruang yang mendukung aktivitas produktif seperti berkebun, seni, dan interaksi sosial. Selain itu, integrasi fasilitas kesehatan, edukasi, dan terapi turut memperkuat konsep active ageing dan intergenerational living dalam panti.Hasil perancangan menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, panti dapat diubah menjadi ruang hidup yang bermakna dan tidak lagi distigmatisasi negatif, serta memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi penghuninya.
Copyrights © 2026