Perkembangan kawasan perkotaan Jakarta yang semakin padat mendorong kebutuhan akan ruang yang mampu mengakomodasi berbagai aktivitas secara terpadu. Perancangan ini mengangkat konsep kawasan mixed-use yang mengintegrasikan fungsi komersial, hunian, perkantoran, dan art gallery sebagai ruang publik dan wadah aktivitas kreatif. Integrasi tersebut bertujuan menciptakan kawasan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari, tetapi juga memberikan pengalaman ruang, interaksi sosial, dan akses terhadap kegiatan seni dan budaya. Konsep perancangan juga mempertimbangkan keterhubungan dengan sistem transportasi publik untuk mendukung mobilitas dan prinsip Transit-Oriented Development (TOD). Hasil perancangan diharapkan dapat menciptakan kawasan mixed-use yang fungsional, aktif, dan memiliki identitas arsitektur yang kuat dalam konteks perkotaan Jakarta.
Copyrights © 2026