Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan merancang ulang tata letak fasilitas produksi pada UMKM Pentol Bakar Tunas Baru guna meminimalkan pemborosan jarak penanganan bahan (material handling). Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui analisis perhitungan Momen Perpindahan. Pengumpulan data terdiri dari data primer melalui observasi langsung di lapangan untuk memetakan alur kerja, mengukur jarak lintasan aktual menggunakan roll meter, dan mencatat frekuensi perpindahan, serta data sekunder yang diperoleh dari wawancara dengan pemilik UMKM. Hasil analisis menunjukkan bahwa tata letak eksisting menghasilkan jarak lintasan sejauh 24 meter dengan total nilai momen perpindahan sebesar 480 m.kali/hari akibat tingginya pergerakan bolak-balik (backtracking). Melalui perancangan ulang tata letak usulan yang menyusun kelima stasiun kerja secara linier mengikuti urutan aliran material, total jarak lintasan berhasil dipangkas menjadi 10 meter dengan nilai momen perpindahan turun menjadi 200 m.kali/hari. Kesimpulannya, optimasi perancangan tata letak ini terbukti mampu memberikan tingkat efisiensi pemangkasan jarak yang signifikan sebesar 58,33% dan menciptakan aliran material yang sepenuhnya searah.
Copyrights © 2026