Transformasi digital telah mengubah lanskap bisnis global dan menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pascapandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh pemanfaatan media sosial dan website terhadap peningkatan omzet UMKM di Kelurahan Burengan, Kota Kediri. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengeksplorasi sinergi kedua platform digital tersebut sebagai strategi pemasaran yang terintegrasi. Data dikumpulkan dari 80 responden pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik random sampling melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda yang diolah melalui IBM SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pemanfaatan media sosial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan omzet (t_{hitung} 5,000 > t_{tabel} 1,991). Pemanfaatan website juga berpengaruh positif dan signifikan (t_{hitung} 2,000 > t_{tabel} 1,991), meskipun dengan kontribusi yang lebih moderat. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan nilai F_{hitung} 25,000 > F_{tabel} 3,11. Nilai koefisien determinasi (R^{2}) menunjukkan bahwa 39% variasi peningkatan omzet dijelaskan oleh pemanfaatan media sosial dan website. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi media sosial sebagai alat interaksi dan website sebagai kanal kredibilitas mampu menciptakan ekosistem pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan performa finansial UMKM di tingkat lokal.
Copyrights © 2026