Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi administrasi terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor Camat Jarai Kabupaten Lahat. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh 50 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin, observasi, dan wawancara; data ordinal ditransformasikan ke skala interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI), kemudian dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, regresi linear sederhana, koefisien korelasi dan determinasi, serta uji t menggunakan SPSS 26. Temuan – Digitalisasi administrasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai (β = 0,770; t = 8,539; p = 0,000), dengan hubungan yang kuat (r = 0,777) dan koefisien determinasi 60,3%, sedangkan 39,7% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya menguji satu variabel independen pada satu instansi dengan 50 responden, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan secara hati-hati. Implikasi – Instansi disarankan mengoptimalkan digitalisasi administrasi tidak hanya melalui penguatan infrastruktur teknologi, tetapi terutama melalui peningkatan kompetensi digital pegawai—yang teridentifikasi sebagai indikator terlemah—guna memaksimalkan produktivitas dan kualitas pelayanan publik. Kebaruan – Penelitian ini menguji pengaruh digitalisasi administrasi terhadap produktivitas kerja pada konteks kantor kecamatan di daerah (Kantor Camat Jarai, Kabupaten Lahat), sebuah unit pemerintahan lini terdepan yang masih jarang diteliti dibandingkan instansi tingkat kota atau pusat, sekaligus menyoroti paradoks antara tingginya ketersediaan infrastruktur dan rendahnya kompetensi digital pegawai.
Copyrights © 2026