Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science
Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Number 4 October 2025

Pemodelan keputusan jaringan analytic network process untuk risiko, daya saing, dan keberlanjutan industri hilir sawit

Wiky Sabardi (Universitas Samudra)
Ryan Pramanda (Universitas Samudra)
Novianda (Universitas Samudra)
Asyahri Hadi Nasyuha (Universitas Teknologi Digital Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Oct 2025

Abstract

Ekosistem agroindustri hilir dan manufaktur ditandai oleh saling ketergantungan yang kompleks serta adanya mekanisme umpan balik yang melibatkan variabel operasional, keandalan rantai nilai, mitigasi risiko kegagalan aset proses termal, daya saing pasar global, dan kepatuhan terhadap aspek keberlanjutan (ESG/RSPO/ISPO). Pendekatan hierarkis linear tradisional tidak memadai untuk menangkap dinamika jaringan pengambilan keputusan semacam itu. Studi ini menggunakan metode komputasi Analytic Network Process (ANP) untuk menyusun model manajemen risiko terintegrasi bagi industri hilir kelapa sawit dan oleokimia. Berdasarkan tinjauan pustaka sistematis yang mencakup teori keputusan jaringan, ketahanan rantai pasok cerdas, optimalisasi rantai nilai kelapa sawit terintegrasi, degradasi aset proses termofluida, dan keunggulan komparatif internasional, model ini diuraikan menjadi 13 sub-kriteria dominan dalam tiga klaster utama Risiko (K1), Daya Saing (K2), dan Keberlanjutan (K3) serta lima alternatif strategi manajemen (a1–a5). Proses komputasi melibatkan penyusunan *Unweighted Supermatrix*, transformasi stokastik menjadi *Weighted Supermatrix*, dan pencapaian keseimbangan konvergen melalui *Limit Supermatrix* (limk→∞ Wk). Seluruh perbandingan berpasangan menunjukkan konsistensi matematis, dengan Indeks Ketidakkonsistenan kurang dari 0,10. Sintesis prioritas global mengungkapkan bahwa Strategi Penetapan Harga dan Pemasaran (a3; 24,82%) serta Manajemen Lingkungan (a5; 24,67%) menempati peringkat sebagai strategi yang sama-sama dominan, dengan selisih tipis hanya 0,15%, diikuti oleh Diversifikasi Bisnis (a4; 20,51%), Investasi Teknologi dan Digitalisasi (a2; 17,90%), dan Penguatan Rantai Pasok (a1; 12,11%). Temuan empiris ini mengonfirmasi paradigma tekanan ganda yakni menyeimbangkan fleksibilitas komersial dan kepatuhan ekologis mutlak dalam industri hilir bernilai tambah tinggi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

itsecs

Publisher

Subject

Computer Science & IT Engineering

Description

Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) is a peer-review journal focusing on Information Technology, Software Engineering, and Computer Science issues. Journal of Information Technology, Software Engineering and Computer Science (ITSECS) invites ...