COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol. 6 No. 2 (2026)

OPTIMALISASI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA PERILAKU SEKSUAL BERISIKO TERHADAP KEJADIAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN

Maria Awaldina Dua Barbara (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)
Devi Indriyani (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)
Dwi Novelia Nurul Iman (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)
Syakirina Agnia (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)
Tania Mulyani (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)
Yuni Sudradjat (Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT Unintended pregnancy among adolescents is associated with the need for access to accurate reproductive health information and the ability to recognize risks in social relationships. This community service activity focused on strengthening adolescents’ understanding of risky sexual behavior, factors associated with unintended pregnancy, its potential consequences, and preventive measures through reproductive health education. The activity was conducted on July 5, 2026, in Karangmekar Village, Central Cimahi District, Cimahi City, targeting 20 adolescents aged 12–19 years. The program was delivered through face-to-face educational sessions using leaflets, combined with interactive discussions and question-and-answer sessions. Evaluation focused on participants’ engagement throughout the activity, including attention to the material, willingness to ask questions, ability to respond to questions, and participation in discussions, as well as their ability to restate the main topics at the end of the session. A total of 17 participants attended, representing 85% of the targeted participants. Engagement levels consisted of 76.5% active participants, 17.6% moderately active participants, and 5.9% less active participants. Most participants were able to explain the concepts of risky sexual behavior, the consequences of unintended pregnancy, and preventive measures. The activity suggests that reproductive health education supported by leaflets and two-way interaction can provide an educational space for adolescents to discuss reproductive health more openly. Sustained implementation accompanied by pre-test and post-test assessments is recommended to measure changes in knowledge more objectively. ABSTRAK Kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja berkaitan dengan kebutuhan akan akses informasi kesehatan reproduksi yang tepat serta kemampuan mengenali risiko dalam pergaulan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan pemahaman remaja mengenai perilaku seksual berisiko, faktor yang berkaitan dengan KTD, konsekuensi yang mungkin ditimbulkan, dan langkah pencegahannya melalui penyuluhan kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada 05 Juli 2026 di Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, dengan sasaran 20 remaja berusia 12–19 tahun. Pelaksanaan dilakukan secara tatap muka melalui penyampaian materi menggunakan media leaflet, yang dipadukan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Evaluasi diarahkan pada keterlibatan peserta selama kegiatan melalui observasi, meliputi perhatian terhadap materi, keberanian bertanya, kemampuan merespons pertanyaan, dan partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menjelaskan kembali pokok materi pada akhir kegiatan. Sebanyak 17 peserta hadir atau mencapai 85% dari target. Tingkat keterlibatan terdiri atas 76,5% peserta kategori aktif, 17,6% cukup aktif, dan 5,9% kurang aktif. Sebagian besar peserta mampu menguraikan kembali materi tentang perilaku seksual berisiko, dampak KTD, dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penyuluhan yang dipadukan dengan media leaflet dan interaksi dua arah dapat menjadi ruang edukatif bagi remaja untuk membahas kesehatan reproduksi secara lebih terbuka. Penguatan kegiatan secara berkelanjutan dengan evaluasi pre-test dan post-test diperlukan agar perubahan pengetahuan dapat diukur secara lebih objektif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

community

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Community ...