Pengembangan electric city car memerlukan sistem suspensi yang mampu memberikan kenyamanan dan stabilitas sekaligus meminimalkan gaya lateral pada komponen strut. Pada suspensi McPherson, deformasi vertikal pegas dapat menghasilkan side load akibat perubahan arah gaya selama proses kompresi. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik side load empat konfigurasi pegas, yaitu linier, nonlinier, tipe C, dan tipe L, dengan variasi jumlah ulir 11, 12, dan 13 menggunakan Finite Element Method (FEM). Model pegas dianalisis pada displacement vertikal 50, 100, 150, 200, dan 250 mm. Gaya reaksi pada arah X, Y, dan Z digunakan sebagai parameter evaluasi, dengan gaya X dan Y sebagai indikator utama side load. Hasil simulasi menunjukkan bahwa karakteristik gaya lateral dipengaruhi oleh bentuk geometri dan jumlah ulir. Pegas tipe L menunjukkan kecenderungan menghasilkan gaya lateral yang lebih besar, sedangkan pegas nonlinier memberikan respons lateral yang relatif rendah. Pada rentang wheel travel 50–200 mm, konfigurasi nonlinier 11 ulir menghasilkan gaya X sebesar 0,1–0,5 N dan gaya Y sebesar 23,9–95,6 N. Berdasarkan kriteria minimisasi gaya horizontal, pegas nonlinier 11 ulir merupakan konfigurasi yang paling potensial untuk mengurangi side load pada suspensi McPherson electric city car.
Copyrights © 2026